Sekilas Bank Victoria

Sekilas Bank Victoria

PT Bank Victoria International Tbk. (Bank Victoria) pertama kali didirikan di jakarta pada tanggal 5 Oktober 1992 sebagai bank umum swasta. Kini, mayoritas saham Bank Victoria dipegang oleh PT Victoria Investama Tbk. Sebesar 45,43% berdasarkan posisi 30 Juni 2017. Kegiatan operasional Bank Victoria diawali dengan mengembangkan misi utamanya yaitu memberikan kualitas layanan yang terbaik kepada para nasabah secara konsisten dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian. Seiring dengan upaya untuk terus memperbaiki pengelolaan risiko dan keuangannya, Bank Victoria senantiasa bergerak secara agresif dalam mengembangkan sumber daya manusia yang professional, memiliki loyalitas tinggi pada perusahaan, mengembangkan teknologi informasi dan jaringan kantor, serta berprinsip dan berdedikasi dengan mendukung pengembangan kemampuan pribadi yang didukung dengan penerapan prinsip GCG (Good Corporate Governance).

Pada tahun 1999, Bank Victoria telah mencatat sahamnya di Bursa Efek jakarta & Surabaya. Sejak saat itu Bank Victoria aktif melaksanakan berbagai aksi korporasi, seperti penawaran umum terbatas dan menerbitkan obligasi. Di tahun 2007, Bank menerbitkan obligasi II dan Obligasi rendah I, masing-masing bernilai Rp. 200 miliar. Kemudian di tahun 2008, Bank telah melakukan penawaran umum terbatas (Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu atau HMETD) IV senilai Rp.116.75 triliun dengan penerbitan Surat Berharga Seri V bernilai 63.04 triliun.

Di tahun 2011, Bank telah menambahkan modal melalui penawaran umum terbatas tanpa HMETD sebesar 58 triliun, HMETD sebesar Rp. 195 milyar, Exercise Warrant sebesar Rp 8 miliar. Selain itu, ditahun 2012 dan 2013, Bank menerbitkan obligasi III & IV dengan nilai masing masing Rp 200 milyar dan Obligasi Rendah II dan III dengan nilai masing masing Rp 300 milyar. Pada akhir tahun 2016, Bank menambah modal melalui penambahan tanpa HMETD senilai Rp. 277,6 miliar dari investor baru, yaitu DEG (Deutsche Investitions-und Entwicklungsgesellschaft). Hingga tangal 30 Juni 2017, Jumlah Saham Bank yaitu 8,671,048,162 atau senilai Rp. Rp867,104,816,200.

pada bulan Juli 2017, Bank Victoria menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I dan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I masing-masing sebesar Rp. 300 miliar dan Rp. 50 miliar.

Hingga 30 September 2017, bank memiliki 104 jaringan kantor operasional yang terdiri dari 1 kantor pusat, 8 kantor cabang, 68 kantor cabang pembantu dan 27 kantor kas yang tersebar di daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Surabaya dan Manado. Didukung dengan sinergi antara manajemen  dan 1.257 karyawan per 30 September 2017, Bank Victoria terus melakukan ekspansi bisnisnya melalui berbagai layanan jasa keuangan yang terintegrasi.

Copyright 2016 © Bank Victoria Internasional, Tbk.
Registered and Supervised :